Mungkin tidak akan pernah ada yg mengganti supermoonku
Karna supermoonku kali ini istimewa sayang..
Tapi jika ada cangkir dan supermoon lagi,
Ataupun bintang dan langit langit malam lagi,
Bahkan mungkin hanya sekedar sabit,
Bolehlah nanti kita kiranya bertukar desah tiap lebihan satu
itu
Atau kita bayang semua rupa masing masing pada tempatnya
Semua bahkan hanya sekedar duduk
Tapi kita dan semua bayang bayangnya terasa nyata
Hingga lekuk senyummu saja telah menjadi sabit sabit malamku
Mungkin tidak untuk supermoon
Tapi iya untuk langit dan seluruh isinya
Langitku sedang kosong
Cangkirku juga, sayang
Isilah dia dengan bintang bintang
Biar dia berhenti pekat satu itu saja
Agar dia kembali menoreh sabit tiap awal musimnya
Hingga nanti mungkin ada supermoon yang lain.
(puisi balesan buat salah seorang sahabat saya di Padang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar